headerphoto

Contoh lain aplikasi timer yaitu digunakan untuk menghidupkan dan mematikan lampu secara otomatis. Seperti ini, lampu nyala jam 18.00 dan akan padam jam 05.00 esok hari, begitu seterusnya setiap hari. Hal ini berguna bila rumah atau pabrik, memiliki struktur bangunan bertingkat, dihadapkan dengan rempongnya saat akan menghidupkan dan mematikan lampu. Atau bisa juga berguna sebagai otomatis lampu jalan.

Berikut gambar skema rangkaian atau wiring diagram otomatis lampu menggunakan timer untuk contoh aplikasi kasus di atas

Click to enlarge

Alat yang diperlukan:
  • T1: Timer ON delay OMRON H3CR-A8 100 – 240 VAC, set 11 jam
  • T2: Timer ON delay OMRON H3CR-A8 100 – 240 VAC, set 13 jam
  • B1: MCB 1P 6A, di ON kan pada jam 18.00 sebagai awal kerja rangkaian
  • #1: Magnetic relay OMRON MY3N 200 – 240 VAC
  • L1, L2: Lampu TL, pijar, hemat energi atau mercury 220 VAC. L1 dan L2 dipasang pararel, bisa juga menambahkan L3, L4, L5, dst, total max 5 A.

Cara kerja:
  1. Rangkaian bekerja diawali dengan menekan MCB B1, yaitu pada jam 18.00
  2. Timer T1 teraliri arus listrik, namun kontak-kontaknya tidak akan berubah sampai waktu tunggu timer tercapai
  3. Relay #1 teraliri arus listrik, seketika kontak NO (normally open) #1 akan berubah menjadi close, akibatnya lampu akan menyala
  4. Ketika waktu tunggu timer T1 tercapai (11 jam atau sekitar jam 05.00 esok hari), kontak NO T1 akan berubah menjadi close, mengalirkan arus listrik ke timer T2. Kontak NC (normally close) T1 akan berubah menjadi open, memutus arus listrik ke #1, akibatnya kontak #1 akan kembali NO dan lampu akan padam
  5. Waktu tunggu timer T2 tercapai (13 jam atau sekitar jam 18.00), kontak NC T2 akan berubah menjadi open, memutus arus listrik ke T1, akibatnya rangkaian seolah-olah direset atau kembali pada poin 2 di atas.

Aplikasi otomatis lampu ini berbeda dengan otomatis pompa air, walaupun sama-sama menggunakan timer. Perbedaanya terjadi jika ada gangguan pasokan listrik (mati-hidup) dari sumber (PLN) saat beban rangkaian hidup. Kalo ada mati lalu hidup lampu dari PLN, pada aplikasi otomatis pompa air, motor pompa tidak akan langsung hidup, sedangkan pada aplikasi otomatis lampu, lampu akan langsung menyala. Kenapa demikian? Yaaa masa kita akan terus gelap-gelapan, dan ingat!! inrush current atau lonjakan start awal arus listrik pada motor lebih besar daripada lampu.

Lanjut baca »»

Blogger with LinuxMungkin kawan-kawan ada yang bertanya, apa sih maksud gambar pinguin bertuliskan Linux Inside Blogger yang selalu mojok di tiap halaman blog Elektronika Bersama ini?

Gambar tersebut merupakan sebuah link atau tautan yang mengarah ke Blogger.com, bila kawan klik gambarnya, maka akan terbuka situs Blogger. Apa itu situs Blogger? Blogger.com adalah situs yang menyediakan pembuatan dan penyimpanan blog secara gratis yang dimiliki Google.

Blog Elektronika Bersama dibuat melalui situs Blogger. Awalnya alamat situs atau blog ini adalah http://elektronikabersama.blogspot.com, kemudian diubah menjadi http://www.elektronikabersama.co.cc dan terakhir (sekarang) menjadi http://www.elektronikabersama.web.id. Untuk penggantian menjadi co.cc waktu itu gratis, namun bermasalah. Penggantian menjadi we.id berbayar, namun lebih aman. Jadi, jika kawan-kawan ingin membuat blog seperti blog Elektronika Bersama ini, silahkan kunjungi situs Blogger.com.

Itu tentang Blogger, bagaimana dengan pinguin dan Linux Inside? Ini berkaitan dengan sistem operasi atau OS komputer yang saya gunakan. Semenjak membuat blog ini, Oktober 2010, saya menggunakan OS Linux, tepatnya Linux Mint. Kenapa harus menggunakan Linux, bukan Windows?

Linux open sourceBagi saya Linux lebih powerful dan lebih berkah. Proses instalasinya cepat, dapat menggunakan USB flash disk, beragam aplikasi telah tersedia, tampilannya nggak kalah elegan, tidak khawatir virus, male ware, dan program-program komputer jahat lainnya terutama saat menjelajah internet, dan yang paling penting bebas lisensi, karena sifatnya yang open source. Kawan-kawan yang ingin mendapatkan Linux Mint silahkan download langsung melalui situs resminya Linuxmint.com.

Terakhir saya berharap, mudah-mudahan tulisan saya melalui blog, Belajar Elektronika dan Listrik: dasar, teori dan perhitungan, bermanfaat dan mendapat keberkahan, amin.

Lanjut baca »»

Wiring otomatis pompa air dengan timer H3CR-A8 OMRON. Pompa hidup jam 10.00 dan mati jam 13.00, begitu seterusnya setiap hari, atau bisa juga direset pada jam-jam tertentu.

Click to enlarge

Alat yang diperlukan
  • T1: Timer ON delay, OMRON H3CR-A8 100 – 240 VAC, set 3 jam (durasi pompa hidup)
  • T2: Timer ON delay, OMRON H3CR-A8 100 – 240 VAC, set 21 jam (1 hari dikurangi durasi pompa hidup)
  • S1: Reset button, ditekan pada jam 10.00 sebagai awal kerja rangkaian (atau bisa reset pada jam 11.00, 12.00, 12.30, dsb)
  • #1 dan #2: Magnetic relay, OMRON MY4N 200 – 240 VAC
  • M1: Motor pompa air 220 VAC max 5 A.

Wiring otomatis pompa air di atas merupakan modifikasi wiring diagram Aplikasi Timer untuk Menghidupkan dan Mematikan Motor Pompa Air, yaitu mengganti timer off delay H3CR-H8L menjadi timer on delay H3CR-A8 (timer OMRON yang umum di pasaran), dan cara tersebut bisa dilihat di pos 4 langkah Mengganti Timer Off Delay dengan Timer On Delay.

Lanjut baca »»

Keadaan di rumah kita kalau PLN terjadi gangguan dan mematikan listrik, lalu beberapa menit atau jam kemudian, menghidupkan kembali listrik, maka peralatan listrik seperti lampu, kulkas, tv, akan langsung menyala. Pernah Anda membayangkan bila keadaan mati hidup listrik tersebut di sebuah pabrik? Apa yang akan terjadi? Apakah lampu, mesin, motor, kompresor akan langsung menyala?

Kalo untuk urusan lampu, saya kira sama saja, akan langsung menyala, karena menggunakan jenis saklar yang sama. Kalo untuk mesin, motor, kompressor tidak akan begitu. Kenapa? Ya, betul karena menggunakan jenis saklar yang berbeda. Lalu, apa perbedaan saklar di rumah dengan di pabrik?

Mayoritas saklar di rumah menggunakan jenis saklar latching atau saklar yang mengunci, bila kita tekan, saklar tersebut akan mengunci dalam keadaan ON atau OFF. Mayoritas saklar di pabrik menggunakan jenis saklar non latching atau saklar yang tidak mengunci, bila kita tekan, saklar tersebut akan ON lalu kita lepaskan, maka saklar akan OFF atau sebaliknya, bila kita tekan, saklar tersebut akan OFF lalu kita lepaskan, maka saklar akan ON. Seperti saklar bel pintu, atau istilahnya push button switch.

Kalo timbul pertanyaan, bagaimana saklar yang tidak mengunci tersebut ko bisa menjalankan mesin terus menerus? kenapa harus saklar non latcing? Pertanyaan ini sama dengan pertanyaan yang saya alami dulu, hehe. Bukankah kalo saklar bel pintu ditekan, maka belnya akan bunyi, dan kalo dilepaskan akan diam, tidak terus menerus bunyi? Ya, betul, kan itu di rumah, hehe.

Kondisi di sebuah pabrik

Dalam pabrik, mesin mempunyai sistem kontrol untuk menggerakannya, dan saklar yang tidak mengunci seperti yang kita bahas di atas, terdapat dalam sistem kontrol tersebut, ini alasan pertama. Kedua (kaya hutbah aja, hehe) safety atau keamanan, bagaimana bila tiba-tiba mesin berjalan saat operator sedang lengah? Bisa jadi celaka, dan ini hal yang harus dihindari. Ketiga, mengurangi inrush current, bagaimana bila tiba-tiba 10 mesin hidup serempak? Anjlok main breaker atau bahkan bisa jadi jebol trafo PLN, ini juga harus dihindari. Keempat, kelima dan seterusnya, PR buat Anda, hehehe.

Lanjut baca »»

Dari pembahasan timer kemarin, kita mengenal dua jenis timer, yaitu Power ON Delay dan Power OFF Delay. Sekarang kita akan membahas jenis timer model Signal OFF Delay. Lalu, apakah sama timer power OFF delay dengan timer signal OFF delay? Beda, namun hampir mirip.

Perbedaan timer power OFF delay dengan timer signal OFF delay
  • Timer Power OFF Delay: Ketika timer teraliri setrum (power supply), seketika itu juga kontak-kontaknya akan berubah, NO jadi close dan NC jadi open. Ketika setrum ke timer terputus, perubahan kontak-kontak tersebut bertahan sampai waktu tunggu timer tercapai. Jenis seperti ini adalah OMRON H3CR-H8L.

    timer-motor-pompa-air
    Aplikasi Timer Power OFF Delay (T1, OMRON H3CR-H8L)

  • Timer Signal OFF Delay: Terdapat satu pin yang berfungsi untuk saklar sinyal, yaitu pin Start. Ketika timer teraliri setrum (power supply), ada dua kemungkinan keadaan:
    1. Sinyal Start kondisi open, tidak ada perubahan pada kontak
    2. Sinyal Start kondisi close, seketika itu juga kontak-kontaknya berubah, NO jadi close dan NC jadi open. Ketika sinyal Start diopen, perubahan kontak-kontak tersebut bertahan sampai waktu tunggu timer tercapai.
    Ketika setrum ke timer terputus, dalam keadaan apapun, kontak-kontak timer akan kembali ke keadaan semula. Jenis seperti ini adalah OMRON H3CR-A (Mode D).

    Aplikasi Timer Signal OFF Delay (T1, OMRON H3CR-A)

Lanjut baca »»

Mengapa harus mengganti timer off delay dengan timer on delay? Karena kita menemukan masalah seperti ini, dalam wiring diagram, timer yang digunakan adalah jenis off delay, sedangkan kita hanya memiliki timer jenis on delay. Atau kita akan membangun sebuah sistem kontrol menggunakan timer off delay, namun terkendala dengan waktu tunda yang dimiliki oleh timer, yaitu kurang lama.

Memang, waktu tunda atau delay time timer off delay lebih singkat (puluhan menit) bila dibandingkan dengan timer on delay (puluhan/ratusan jam), begitu pun halnya dengan pengadaan spare partnya yang cukup susah. Lantas, bisakah kita mengganti timer off delay dengan timer on delay? Bisa.

timer-motor-pompa-air
Aplikasi timer OFF delay (T1) untuk kontrol motor pompa air (M1)

4 langkah mengganti timer power off delay (TOF, seperti OMRON H3CR-H8L) dengan timer power on delay (TON, seperti OMRON H3CR-A8):


  1. Tambahkan satu buah relay (#1) pada rangkaian, hubungkan secara pararel coil atau power supply relay dengan power supply timer
  2. Ganti kontak-kontak dari timer yang terhubung dalam rangkaian dengan kontak-kontak dari relay. Perhatikan NO dan NC nya, jangan sampai salah! NO ganti NO, NC ganti NC
  3. Tambahkan kontak NO relay yang dihubungkan secara pararel dengan kontak NO yang akan menghantarkan arus pada timer (disini adalah tombol Start/S1, bisa juga berupa tombol ON, tombol Reset, dll)
  4. Pasang secara seri kontak NC timer yang dihubungkan antara tombol Start dan power supply timer.

Aplikasi timer ON delay (T1) untuk kontrol motor pompa air (M1),
ekivalen gambar paling atas

Lanjut baca »»

Gambar dan konfigurasi pin timer OMRON H3CR-A8. OMRON H3CR-A8 0.05 s to 300 h, 100 – 240 VAC, 100 – 125 VDC, Contact: 5 A 250 VAC, 5 A 30 VDC, artinya timer ini memiliki waktu tunda yang bisa diset mulai dari 0,05 detik sampai 300 jam, bisa diberikan power supply jenis VAC atau VDC, kontak-kontak kerjanya diizinkan maksimal 5 A 250 VAC atau 5 A 30 VDC.


Tersedia 4 pilihan mode saklar (switching mode), yaitu
  1. Mode A: Power ON delay operation
  2. Mode B2: Power ON flicker, ON start operation
  3. Mode E: Power ON interval operation
  4. Mode J: One-shot output operation

Kalo timer OMRON H3CR-A memiliki 11 pin, yang ini OMRON H3CR-A8 memiliki 8 pin terdiri dari
  • 2 dan 7: Source (power supply)
  • 1: Common (C1)
  • 3: NO (C1)
  • 4: NC (C1)
  • 8: Common (C2)
  • 6: NO (C2)
  • 5: NC (C2)


Lanjut baca »»

Gambar dan konfigurasi pin timer OMRON H3CR-H8L. OMRON H3CR-H8L POWER OFF DELAY 0.05 to 12 min, 200 – 240 VAC, Contact: 5 A 250 VAC, 5 A 30 VDC, artinya timer ini jenis power off delay, memiliki waktu tunda yang bisa diset mulai dari 0,05 menit (3 detik) sampai 12 menit, range power supply 200 – 240 VAC, kontak-kontak kerjanya diizinkan maksimal 5 A 250 VAC atau 5 A 30 VDC.


Timer OMRON H3CR-A memiliki 8 pin, yang terdiri dari
  • 2 dan 7: Source (power supply)
  • 1: Common (C1)
  • 3: NO (C1)
  • 4: NC (C1)
  • 8: Common (C2)
  • 6: NO (C2)
  • 5: NC (C2)


Lanjut baca »»

Gambar dan konfigurasi pin timer OMRON H3CR-A. OMRON H3CR-A 0.05 s to 300 h, 100 – 240 VAC, 100 – 125 VDC, Contact: 5 A 250 VAC, 5 A 30 VDC, artinya timer ini memiliki waktu tunda yang bisa diset mulai dari 0,05 detik sampai 300 jam, bisa diberikan power supply jenis VAC atau VDC, kontak-kontak kerjanya diizinkan maksimal 5 A 250 VAC atau 5 A 30 VDC.


Tersedia 6 pilihan mode saklar (switching mode), yaitu
  1. Mode A: Signal ON delay operation
  2. Mode B: Signal ON flicker, OFF start operation
  3. Mode B2: Signal ON flicker, ON start operation
  4. Mode C: Signal ON-OFF delay operation
  5. Mode D: Signal OFF delay operation
  6. Mode E: Signal ON interval operation

Timer OMRON H3CR-A memiliki 11 pin, yang terdiri dari
  • 2 dan 10: Source (power supply)
  • 1: Common (C1)
  • 3: NO (C1)
  • 4: NC (C1)
  • 11: Common (C2)
  • 9: NO (C2)
  • 8: NC (C2)
  • 5: Gate input
  • 6: Start input
  • 7: Reset input


Lanjut baca »»

Berikut ini adalah gambar atau foto yang saya ambil saat mencoba rangkaian Aplikasi Timer untuk Menghidupkan dan Mematikan Motor Pompa Air, yang dipost sebelumnya.

Kondisi Relay (motor) ON


Kondisi Relay (motor) OFF

Keterangan:
  • Kiri-kanan: Timer power off delay (T1), Timer power on delay (T2) dan Relay (#1)
  • Kabel biru dan hitam yang di sebelah kiri, adalah kabel power supply 220 VAC (PLN)
  • Dua buah kabel putih adalah kabel Reset button (S1)
  • Gambar di atas menandakan bahwa rangkaian telah berhasil diuji coba
  • Lebih lanjut cara kerjanya, silahkan klik link (baca lagi) post Aplikasi Timer untuk Menghidupkan dan Mematikan Motor Pompa Air di atas.

Lanjut baca »»

Blok diagram tape compo model lama alias jadul berfungsi untuk memudahkan bila kita ingin menambahkan modul atau inputan, MP3 player misalnya, pada tape compo tersebut, umumnya seperti gambar di bawah ini.


Bagian input terdiri dari Head (tape), Radio dan Line in. Ketiga input ini dihubungkan dengan saklar selector yang berfungsi untuk meneruskan salah satu dari input tersebut masuk ke blok equalizer (tone control). Ini adalah bagian yang penting.

Untuk menambahkan modul MP3 player, yang paling gampang adalah hubungkan modul tersebut dengan jalur Line in. Bagaimana dengan catu dayanya? Jangan cari yang susah, hubungkan saja dengan catu daya motor tape (+12V/GND), selesai.

Bagaimana bila tidak tersedia Line in, hanya ada Tape dan Radio saja? cara yang paling gampang, hubungkan dengan input Equalizer. Lalu, bagaimana dengan kualitas suaranya? bukankah akan mengganggu input Tape atau Radio? Benar, kualitas suara akan berkurang, namun bukan berarti menggangu, posisikan saja saklar selektornya pada Tape, bukan Radio. Cara yang paling jos, cukup tambahkan satu saklar selektor lagi sebelum dihubungkan dengan input Equalizer, untuk jalur Tape/Radio atau MP3 player, selesai.

Lantas, dimana kita bisa menentukan itu adalah titik input Equalizer? kali ini saya percaya dengan Anda, Anda pasti bisa tahu lah. Saya saja percaya Anda bisa, masa Anda tidak percaya bahwa Anda bisa, hehe.

Lanjut baca »»

Satu lagi contoh aplikasi timer yang dipergunakan untuk menghidupkan dan mematikan motor pompa air secara otomatis. Seperti ini, pompa hidup jam 11.00 dan mati jam 18.00, begitu seterusnya setiap hari.

Berikut gambar skema rangkaian atau wiring diagram untuk contoh aplikasi kasus di atas


Perhatikan:
  1. Rangkaian bekerja diawali dengan menekan S1, yaitu pada jam 11.00
  2. Timer T1 teraliri arus listrik, seketika kontak-kontaknya akan bekerja
  3. Kontak NC (normally close) T1 akan berubah menjadi open, menahan arus listrik ke T2
  4. Kontak NO (normally open) T1 akan berubah menjadi close, mengalirkan arus listrik ke #1
  5. Relay #1 teraliri arus listrik, maka kontaknya akan bekerja
  6. Kontak NO #1 akan berubah menjadi close, mengalirkan arus listrik ke M1, sehingga pompa akan hidup dan bekerja
  7. Begitu waktu tunda T1 tercapai (7 jam atau sekitar jam 18.00), maka kontak-kontaknya akan kembali normal
  8. Kontak close T1 akan kembali menjadi NO, memutus arus ke #1, sehingga pompa akan mati
  9. Kontak open T1 akan kembali menjadi NC, mengalirkan arus ke T2
  10. Ketika T2 teraliri arus, kontaknya tidak langsung berubah, menunggu waktu tunda T2 tercapai (17 jam, ON delay)
  11. Begitu waktu tunda T2 tercapai (sekitar jam 11.00 hari berikutnya), maka kontaknya akan bekerja dan mengalirkan arus ke T1
  12. Proses berikutnya kembali pada poin 2 diatas

Alat yang diperlukan
  • T1 Timer OFF delay set 7 jam
  • T2 Timer ON delay set 17 jam
  • S1 Reset button, ditekan pada jam 11:00 sebagai awal kerja rangkaian
  • #1 Magnetic relay coil 220 VAC
  • M1 Motor pompa 220 VAC.

    Note:
    * T1, OMRON H3CR-H8L Power OFF Delay 200 – 240 VAC
    * T2, OMRON H3CR-A8 100 – 240 VAC
  • * #1, OMRON MY4N 200 – 240 VAC.

Kurang lebihnya seperti itu kang Romi, yang telah berkomentar pada artikel Pengawatan Motor Pompa Air Menggunakan Timer. Silahkan dicoba, ACTION. Kalau ada kekurangan monggo diberi komentar lagi.

Lanjut baca »»