headerphoto

Mengapa harus mengganti timer off delay dengan timer on delay? Karena kita menemukan masalah seperti ini, dalam wiring diagram, timer yang digunakan adalah jenis off delay, sedangkan kita hanya memiliki timer jenis on delay. Atau kita akan membangun sebuah sistem kontrol menggunakan timer off delay, namun terkendala dengan waktu tunda yang dimiliki oleh timer, yaitu kurang lama.

Memang, waktu tunda atau delay time timer off delay lebih singkat (puluhan menit) bila dibandingkan dengan timer on delay (puluhan/ratusan jam), begitu pun halnya dengan pengadaan spare partnya yang cukup susah. Lantas, bisakah kita mengganti timer off delay dengan timer on delay? Bisa.

timer-motor-pompa-air
Aplikasi timer OFF delay (T1) untuk kontrol motor pompa air (M1)

4 langkah mengganti timer power off delay (TOF, seperti OMRON H3CR-H8L) dengan timer power on delay (TON, seperti OMRON H3CR-A8):


  1. Tambahkan satu buah relay (#1) pada rangkaian, hubungkan secara pararel coil atau power supply relay dengan power supply timer
  2. Ganti kontak-kontak dari timer yang terhubung dalam rangkaian dengan kontak-kontak dari relay. Perhatikan NO dan NC nya, jangan sampai salah! NO ganti NO, NC ganti NC
  3. Tambahkan kontak NO relay yang dihubungkan secara pararel dengan kontak NO yang akan menghantarkan arus pada timer (disini adalah tombol Start/S1, bisa juga berupa tombol ON, tombol Reset, dll)
  4. Pasang secara seri kontak NC timer yang dihubungkan antara tombol Start dan power supply timer.

Aplikasi timer ON delay (T1) untuk kontrol motor pompa air (M1),
ekivalen gambar paling atas

Next→
←Prev

Baca Lagi...

Share: FB-share Twitter-share

Gabung Grup Diskusi Elektronika Dasar

Diskusi elektronika dan listrik melalui aplikasi Telegram. Silahkan baca di

Ayo Gabung Grup Telegram Diskusi Elektronika Dasar

Dapatkan Update Artikel via Email

Cek di inbox, lalu klik link konfirmasi

Tidak ada komentar