headerphoto

Program Konversi Bilangan Kompleks pertama kali terbit sekitar tahun 2009, di blog CaangGo! dalam posting yang berjudul Gratis Software Konversi Bilangan Kompleks. Dalam perkembangannya, program tersebut telah mengalami beberapa perubahan atau revisi. Baik revisi yang bersifat mayor, seperti perbaikan error atau penggantian bahasa, maupun revisi minor, seperti ganti font atau perbaikan salah ketik.

Revisi dan bobot program Konversi Bilangan Kompleks, dari versi pertama hingga kini, diantaranya:
  1. Konversi_Bilangan_Kompleks_v1
    - Masih sederhana
    - Error kalo kolom entri tidak diisi
    - Error kalo kolom entri diisi huruf / bukan angka
    - 5 angka di belakang koma

    Software Konversi Bilangan Kompleks v1
    Konversi Bilangan Kompleks v1, Pemula

  2. Konversi_Bilangan_Kompleks_v2
    - Tampilan lebih manis
    - Versi bahasa Inggris

    Konversi Bilangan Kompleks v2, English version

  3. Konversi_Bilangan_Kompleks_v3
    - Perbaikan error kolom entri tidak diisi

    Program Konversi Bilangan Kompleks v3.1.2, di OS Windows 7

  4. Konversi_Bilangan_Kompleks_v4
    - 3 angka di belakang koma
    - Jika kolom Real & Imaginer berisi angka 0, maka Hasil dari Abs & Angle = 0 (sebelumnya Abs = 0, Angle = 90)
    - Perbaikan error kalo kolom entri diisi huruf / bukan angka
    - Akan ada warning bila kolom entri diisi huruf
Hingga saat ini yang akan diterbitkan adalah program Konversi Bilangan Kompleks versi 4.0.0. Untuk mendapatkannya, silahkan download via Google Drive, di link → Konversi Bilangan Kompleks versi 4.0.0.
Lanjut membaca »»

Sebelumnya telah diposting, ada 5 cara menyelesaikan soal konversi bilangan kompleks, diantaranya: perhitungan manual, kalkulator scientific, program Konversi Bilangan Kompleks, program MatLab, dan yang terakhir diposting, aplikasi Android PowerCalc.

Kali ini, saya mencoba untuk membuat perbandingan hasil konversi bilangan kompleks, antara program Konversi Bilangan Kompleks, program MatLab, kalkukator Casio dan aplikasi PowerCalc, untuk menyelesaikan soal:
  1. 1 + j1
  2. 1 - j1
  3. -1 + j1
  4. -1 - j1

Program Konversi Bilangan Kompleks v3.1.2

Tabel Perbandingan Hasil Konversi Bilangan Kompleks

No.
Rectangular
Polar
Program KBK
Kalkukator Casio
Program MatLab
Aplikasi PowerCalc
1
1 + j1
1,414 45°
1,414 45°
1,4142 45°
1,414 45°
2
1 – j1
1,414 -45°
1,414 -45°
1,4142 -45°
1,414 -45°
3
-1 + j1
1,414 135°
1,414 135°
1,4142 135°
1,414 135°
4
-1 – j1
1,414 -135°
1,414 -135°
1,4142 -135°
1,414 225°
Keterangan:
- Program KBK = Program Konversi Bilangan Kompleks
- Kalkulator Casio type S-V.P.A.M fx-570w

Soal 1:
Semua penyelesaian mempunyai hasil yang sama, yaitu 1 + j1 = 1,414 ∠ 45°. Diagram koordinat kompleksnya terlihat seperti gambar di bawah ini

1. Bidang Kompleks 1 + j1

Soal 2:
Semua penyelesaian mempunyai hasil yang sama, yaitu 1 - j1 = 1,414 ∠ -45°. Diagram koordinat kompleksnya terlihat seperti gambar di bawah ini

2. Bidang Kompleks 1 - j1

Soal 3:
Semua penyelesaian mempunyai hasil yang sama, yaitu -1 + j1 = 1,414 ∠ 135°. Diagram koordinat kompleksnya terlihat seperti gambar di bawah ini

3. Bidang Kompleks -1 + j1

Soal 4(a):
Penyelesaian KBK, kalkukator, dan Matlab, mempunyai hasil yang sama, yaitu -1 - j1 = 1,414 ∠ -135°. Diagram koordinat kompleksnya terlihat seperti gambar di bawah ini

4(a). Bidang Kompleks -1 - j1 = 1,414 ∠ -135°

Soal 4(b):
Penyelesaian PowerCalc yaitu -1 - j1 = 1,414 ∠ 225°. Diagram koordinat kompleksnya terlihat seperti gambar di bawah ini

4(b). Bidang Kompleks -1 - j1 = 1,414 ∠ 225°

Kesimpulan:
  • Di kuadran I, II dan IV koordinat kartesius, keempat cara menyelesaikan soal konversi bilangan kompleks di atas mempunyai hasil yang sama.
  • Untuk soal -1 - j1, atau di kuadran III koordinat kartesius, hanya aplikasi PowerCalc yang memberikan hasil yang berbeda.
  • Di kuadran III koordinat kartesius, pada aplikasi PowerCalc sudut Polar akan bernilai positif, berbeda dengan ketiga cara yang lain, yang memberikan nilai sudut negatif.
  • Biarpun begitu, kedua nilai sudut tersebut sebenarnya mempunyai bobot yang sama,
    sin -135° = sin 225° = -0,707
    cos -135° = cos 225° = -0,707
    tan -135° = tan 225° = 1.
  • Nilai sudut positif berarti arah sudut berlawanan dengan jarum jam.
  • Nilai sudut negatif, berarti arah sudut searah dengan jarum jam.
Lanjut membaca »»

Android, siapa yang tidak kenal dengan Android? atau mungkin Anda membaca postingan ini dengan Android? Android merupakan sistem operasi yang bekerja pada hp/ponsel, yang terus bertumbuh seiring semakin banyaknya pemakai hp, dan terus berkembang seiring semakin banyaknya aplikasi yang bisa digunakan, dalam berbagai bidang kebutuhan.

Salah satu aplikasi Android yang menurut saya wajib terpasang bagi profesional di bidang elektro, adalah aplikasi Scientific Calculator: PowerCalc. Aplikasi berbasis fungsi kalkulator ini, sangat berguna khususnya untuk memecahkan perhitungan-perhitungan bilangan kompleks.

Tampilan PowerCalc sama seperti layaknya kalkulator. Seolah-olah, saat menggunakan aplikasi tersebut, kita sedang memakai kalkulator, begitu nyata.

Berikut adalah contoh hasil pengoperasian aplikasi PowerCalc untuk konversi bilangan kompleks, bentuk polar menjadi bentuk rectangular.


Berikut adalah contoh hasil pengoperasian aplikasi PowerCalc untuk konversi bilangan kompleks, bentuk rectangular menjadi bentuk polar.


Jadi, bila kita tidak membawa kalkulator, maka kita keluarkan hp dan kita gunakan aplikasi PowerCalc, begitu dekat begitu nyata, so close so real.


Aplikasi Scientific Calculator: PowerCalc, dikembangkan oleh Scalea Software, bisa diunduh gratis di PlayStore.
Lanjut membaca »»

Ada kalanya kita harus memperbaiki remote. Remote biasanya rusak atau tidak berfungsi karena batre sudah drop, terminal batre kendor, solderan atau komponen ada yang lepas, kotor, lampu infra red kendor atau sudah rusak, kristal rusak, dsb. Ganti batre yang drop atau ganti komponen yang rusak adalah beberapa contoh yang dilakukan untuk melakukan perbaikan remote yang tidak berfungsi.

Bila remote sudah dilakukan perbaikan, saatnya untuk melakukan pengetesan. Kalo tv atau peralatan elektroniknya dekat kita yang nyerpis, ga ada masalah tinggal tes aja. Bagaimana bila tv-nya di rumah, kita serpisnya di bengkel?

Cara mengecek atau mengetes remote peralatan elektronik (seperti remote tv, remote dvd/vdc, remote radio mp3 player, remote ac, dsb) sebaiknya menggunakan remote tester. Namun bila tidak tersedia alat remote tester, maka cara yang mudah dan dekat dengan kita, adalah kita gunakan ponsel/hp untuk melakukan pengetesan remote.

Langkah tes remote menggunakan hp, yaitu:
  1. Buka aplikasi kamera yang ada di hp
  2. Arahkan lampu infra red remote pada kamara hp
    Arahkan Remote pada Kamera HP
  3. Tekan tombol power atau tombol sembarang pada papan tombol remote
    Tekan Tombol Power atau Tombol Sembarang
  4. Perhatikan, apakah ada kilatan cahaya?
  5. Bila ada kilatan cahaya, berarti remote dalam kondisi bagus
    Remote Kondisi Bagus, Memancarkan Cahaya
  6. Bila tidak ada kilatan cahaya, berarti remote dalam keadaan rusak.
Lanjut membaca »»

BKT dan Pembumian Listrik

BKT
BKT merupakan singkatan dari Bagian Konduktif Terbuka, adalah bagian konduktif perlengkapan listrik yang dapat tersentuh dan biasanya tidak bertegangan, tetapi dapat bertegangan jika terjadi gangguan.
BKT harus dilindungi dari gangguan atau kebocoran arus listrik. Untuk itu, BKT harus dibumikan.

Pembumian Listrik
Pembumian listrik dilakukan berguna untuk mencegah bahaya sentuhan tidak langsung, atau sentuhan dengan bagian konduktif yang tidak bertegangan menjadi bertegangan akibat kegagalan isolasi.
Sistem pembumian listrik terbagi menjadi tiga jenis (baca di ), yaitu:
1. Sistem TT
2. Sistem IT
3. Sistem TN

Menurut Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000) nomor 3.5.4 pembumian listrik sistem TN terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu:
A. Sistem TN-S
B. Sistem TN-C-S
C. Sistem TN-C

A. Pembumian Sistem TN-S
Sistem tenaga listrik TN mempunyai satu titik yang dibumikan langsung, BKT instalasi dihubungkan ke titik tersebut oleh penghantar proteksi. Di mana digunakan penghantar proteksi terpisah di seluruh sistem.


B. Pembumian Sistem TN-C-S
Sistem tenaga listrik TN mempunyai satu titik yang dibumikan langsung, BKT instalasi dihubungkan ke titik tersebut oleh penghantar proteksi. Di mana fungsi netral dan fungsi proteksi tergabung dalam penghantar tunggal di sebagian sistem.


C. Pembumian Sistem TN-C
Sistem tenaga listrik TN mempunyai satu titik yang dibumikan langsung, BKT instalasi dihubungkan ke titik tersebut oleh penghantar proteksi. Di mana fungsi netral dan fungsi proteksi tergabung dalam penghantar tunggal di seluruh sistem.


Keterangan gambar:
L = Penghantar fase (setrum)
N = Penghantar netral (nol)
Gnd = Penghantar proteksi (ground)
N-Gnd = Gabungan penghantar netral dan penghantar proteksi.
Lanjut membaca »»

Salah satu cara untuk mencegah bahaya sentuhan tidak langsung, atau sentuhan dengan bagian konduktif yang tidak bertegangan menjadi bertegangan akibat kegagalan isolasi, adalah dengan cara melakukan pembumian. Beberapa penjelasan mengenai sistem pembumian menurut Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000)

1. PUIL 2000 Nomor 3.5.3.3 – Jenis Pembumian Sistem
Kode yang digunakan untuk sistem pembumian mempunyai arti sebagai berikut :
Huruf pertama – Hubungan sistem tenaga listrik ke bumi.
T = hubungan langsung satu titik ke bumi.
I = semua bagian aktif diisolasi dari bumi, atau satu titik dihubungkan ke bumi melalui suatu
impedans.

Huruf kedua – Hubungan BKT (Bagian Konduktif Terbuka) instalasi ke bumi.
T = hubungan listrik langsung BKT ke bumi, yang tidak tergantung pembumian setiap titik
tenaga listrik.
N = hubungan listrik langsung BKT ke titik yang dibumikan dari sistem tenaga listrik (dalam
sistem arus bolak-balik titik yang dibumikan biasanya titik netral, atau penghantar fase jika titik netral tidak ada).

2.1. PUIL 2000 Nomor 3.5.5 – Pembumian Sistem TT
Sistem tenaga listrik TT mempunyai satu titik yang dibumikan langsung. BKT instalasi dihubungkan ke elektrode bumi yang secara listrik terpisah dari elektrode bumi sistem tenaga listrik.


2.2. PUIL 2000 Nomor 3.5.6 – Pembumian Sistem IT
Sistem tenaga listrik IT mempunyai semua bagian aktif yang diisolasi dari bumi, atau satu titik dihubungkan ke bumi melalui suatu impedans. BKT instalasi listrik dibumikan secara independen atau secara kolektif atau ke pembumian sistem.


2.3. PUIL 2000 Nomor 3.5.4 – Pembumian Sistem TN
Sistem tenaga listrik TN mempunyai satu titik yang dibumikan langsung, BKT instalasi dihubungkan ke titik tersebut oleh penghantar proteksi.

Lanjut membaca »»

Adaptor universal seperti produk Netbook Power Adaptor mempunyai keluaran arus (Ampere) yang cukup besar, dan pilihan output tegangan (VDC) yang cukup banyak, diantaranya:
  • 12 VDC - 4,5 A
  • 15 VDC - 4,5 A
  • 16 VDC - 4,5 A
  • 18 VDC - 4,5 A
  • 19 VDC - 4,5 A
  • 20 VDC - 4 A
  • 24 VDC - 4 A
Sehingga, selain digunakan untuk netbook/laptop (lihat di ), bisa kita gunakan untuk pencatu daya perangkat elektronik yang lain, misalnya MP3 Player Amplifier - Hanaya MA600. Berikut cara memasang adaptor universal pada amplifier Hanaya MA600.
  1. Siapkan MP3 Player Amplifier - Hanaya MA600 dan adaptor universal.
    (Adaptor Netbook Universal bisa diperoleh di Bumi Caang, silahkan klik link gambar di bawah ini).
    Adaptor Universal
  2. Periksa nameplate di bagian belakang amplifier Hanaya MA600, berapa tegangan yang dibutuhkan oleh alat tersebut? Terlihat text Input Power DC 12V 3A.

    Tegangan Input 12VDC 3A
  3. Setting tegangan adaptor agar 12 VDC, sesuai dengan tegangan yang dibutuhkan oleh Hanaya MA600.

    Selektor untuk Memilih Tegangan
  4. Pilih soket atau konektor yang sesuai dengan kebutuhan amplifier Hanaya MA600.

    Konektor Warna Biru untuk Hanaya MA600
  5. Colokan konektor dan hidupkan adaptor.

    Colok Konektor Adaptor pada Alat
  6. Lihat indikator level tegangan adaptor, pastikan telah sama dengan tegangan yang dibutuhkan dengan amlifier Hanaya MA600, misal 12VDC.

    Indikator Level Tegangan
  7. Tes pemasangan dengan menghidupkan amplifier Hanaya MA600.

  8. Tes Pamasangan Adaptor Amplifier Hanaya MA600
Lanjut membaca »»
back to top Previous