headerphoto

Diketahui jala-jala listrik PLN tegangan 220 VAC 1 fase, frekuensi 50 Hz. Dipasang sebuah beban induktif yang memiliki spesifikasi daya 90 Watt. Setelah melakukan pengukuran, pada beban tersebut mengalir arus listrik sebesar 0,73 Ampere.

Ditanyakan:
  1. Berapa cos phi beban induktif tersebut? 
  2. Berapa nilai impedansinya? 
  3. Berapa nilai kapasitor yang perlu dipasang untuk menaikkan cos phi menjadi 0,8?
  4. Berapa arus yang mengalir setelah dipasang kapasitor? 

Penyelesaian:
V = 220 V
f = 50 Hz
P = 90 Watt
I = 0,73 A
Cos φ' = 0,8 (diinginkan)

#Semula
S = V x I
S = 220V x 0,73A
S = 160,6 VA

Cos φ = P / S
Cos φ = 90 / 160,6
Cos φ = 0,56
--> Cos phi adalah 0,56

φ = Cos-1 0,56
φ = 55,92°

Q = S x Sin φ
Q = 160,6 x Sin 55,92°
Q = 133,01 VAR

R = P / I2
R = 90 / 0,732
R = 168,89 Ω

XL = Q / I2
XL = 133,01 / 0,732
XL = 249,6 Ω

Z = R + jXL
Z = 168,89 + j249,6 Ω
-->> Impedansi adalah 168,89 + j249,6 Ω

#Diinginkan
S' = P / Cos φ'
S' = 90 / 0,8
S' = 112,5 VA

Cos φ' = 0,8
φ' = Cos-1 0,8
φ' = 36,87°

Q' = S' x Sin φ'
Q' = 112,5 x Sin 36,87°
Q' = 67,5 VAR

Qc = Q' - Q
Qc = 67,5 - 133,01
Qc = -65,51 VAR

Qc = V2 x XC
Qc = V2 x -1 / (2 x π x f x C)

==>
C = Qc / -(V2) x 2 x π x f
C = -65,51 / - (2202) x 2 x 3,14 x 50
C = 0,00000431 F
C = 4,31 uF
-->>> Untuk menaikan cos phi beban induktif tersebut di atas, semula cos phi 0,56 menjadi cos phi 0,8 perlu dipasang kapasitor sebesar 4,31 uF.

I' = S' / V
I' = 112,5 / 220
I' = 0,51 A
-->>>> Arus yang mengalir akan menjadi 0,51 A.

Lanjut membaca »»

Untuk membantu proses perhitungan mencari arus motor 3 fase, saya berikan sebuah program Mencari Arus Motor. Program ini telah mempunyai ketentuan: tegangan sebesar 380 VAC, 3 fase, dan frekuensi 50 Hz, seperti yang umum digunakan. Faktor penentu adalah Daya, bisa dalam satuan kW atau HP, dan Cos Pi. Nilai cos pi telah ditentukan, yakni lebih dari 0,6 dan kurang dari 1.

Lihat contoh penggunaan program Mencari arus motor di bawah ini

Program Mencari Arus Motor 3 Fase Versi 2.3.0

Penjabaranya:
Diketahui tegangan motor listrik 380 V 3 fase, frekuensi 50 Hz, cos φ 0,8, daya 0,75 kW, maka arus yang akan mengalir adalah

V = 380 V
f = 50 Hz
Cos φ = 0,8
P = 0,75 kW = 750 W
I = P / √3 x V x Cos φ . . . (lihat di Menghitung Arus Motor 3 fase)
--> = 750 / √3 x 380 x 0,8
--> = 1,424 A

Untuk mendapatkan Program Mencari Arus Motor 3 Fase seperti di atas, silahkan download via GoogleDrive ★ Mencari Arus Motor 3 Fase Versi 2.3.0 ★ extract, lalu jalankan.

Lanjut membaca »»

Sebuah motor listrik mempunyai spesifikasi sebagai berikut: tegangan 380 VAC 3 fase, frekuensi 50 Hz, rpm 1500, cos φ 0,8, daya 22 kW. Berapakah HP motor tersebut dan hitung arus yang akan mengalir?

Jawab:
1HP = 0,746 kW = 0,75 kW
--> 22 kW / 0,75 kW x 1 HP = 29,33 HP
--> 22 kW ≈ 30 HP

V = 380 V 3 fase
f = 50 Hz
Cos φ = 0,8
P = 22 kW = 22000 W
I = ?

Rumus daya motor 3 fase
P = √3 x V x I x Cos φ
--> I = P / √3 x V x Cos φ
--> = 22000 / √3 x 380 x 0,8
--> = 41,78 A

Berikut tabel kW, HP dan Ampere motor 3 fase (380 V, 50 Hz, Cos pi o,8)
kW
HP
A
0,4
0,5
0,8
0,75
1
1,4
1,1
1,5
2,1
1,5
2
2,8
2,2
3
4,2
3
4
5,7
3,7
5
7
4,5
6
8,5
5,5
7,5
10,4
7,5
10
14,2
9
12
17,1
11
15
20,9
15
20
28,5
18,5
25
35,1
22
30
41,8
30
40
57
37
50
70,3
45
60
85,5
55
75
104,5
75
100
142,4

Lanjut membaca »»

Kali ini kebagian memperbaiki kerusakan stik PS (Play Station), tepatnya stik PS1 analog / motor / getar, yang digunakan untuk memainkan game-game PS1 di laptop / pc / komputer. Kerusakan stik yang dijumpai adalah stik PS tersebut tidak berfungsi, ada notifikasi di laptop "USB is not recognition . . ."

Berikut langkah-langkah yang diambil untuk memperbaiki stik PS yang rusak seperti disebutkan di atas
  • Siapkan alat service: AVO meter, obeng, tools set, dsb

    Siapkan alat dan bahan
  • Bongkar stik PS, ukur kabel USB, apakah ada bagian kabel yang putus?

    Bongkat dan Periksa Kabel
  • Dari empat bagian kabel, ditemukan ada dua kabel yang putus
  • Pastikan, bagian mana kabel yang putus tersebut? apakah putus dibagian ujung / jek USB? atau dipangkal / kabel hubung ke PCB?
  • Untuk memudahkan dan kerapihan, potong kabel sekitar 20cm dari ujung jek USB

    Pastikan Bagian Mana Kabel yang Putus
  • Ukur kabel yang panjangnya 20cm tadi? apakah ada bagian yang putus?
  • Ukur juga kabel sisa yang terhubung ke PCB? apakah ada bagian yang putus?
  • Dari dua pengukuran kabel di atas, bisa dipastikan ada satu pengukuran yang ditemukan kabelnya putus. Dicontoh kali ini, kabel yang putus adalah kabel yang terhubung ke PCB
  • Ganti kabel yang putus (kabel isi 4), solder, isolasi dan rapihkan. Harap diperhatikan sambungannya, jangan terbalik!

    Ganti Kabel yang Putus
  • Sebelum dites, ukur kabel USB, apakah masih ada bagian yang putus? Bila tidak ada, pasang kembali bagian-bagian stik PS yang tadi dibongkar
  • Tes hasil perbaikan, apakah sudah berfungsi dan normal kembali?

    Tes dan Alhamdulillah Berhasil (Gembira ^ _^)
Lanjut membaca »»

Berapa diameter kabel 3C x 2,5mm2 ? Sebelum pertanyaan tersebut dijawab, ada baiknya kita pahami terlebih dahulu makna dari kabel 3C x 2,5mm2. Kabel 3C x 2,5mm2 bermakna, bahwa kabel tersebut memiliki 3 inti (core): kabel biru, coklat dan loreng, misalnya, dan masing-masing inti memiliki luas penampang sebesar 2,5 mm2.

Mencari diameter kabel dengan menggunakan rumus lingkaran,
L = π r2 = π (d/2)2 = π (d2/4) = π/4 d2, maka
d = √ (4L/π)
dimana:
- L = luas lingkaran
- π = 3,14
- r = jari-jari
- d = diameter.

Dari soal dan persamaan di atas,
d = √ (4x2,5/3,14) = 1,784mm
akan kita peroleh jika terdapat kabel 2,5mm2, maka diameter kabel tersebut adalah 1,784mm.

Tabel ukuran diameter kabel seperti terlihat di bawah ini
Ukuran Kabel (mm2)
Diameter Kabel (mm)
0,5
0,798
0,75
0,977
2,5
1,784
4
2,257
6
2,764
10
3,568
16
4,514
25
5,642
35
6,676
50
7,979
70
9,411
95
10,998
120
12,361
150
13,820

Untuk ukuran diameter kabel yang tidak terdapat dalam tabel, silahkan hitung sendiri, atau download → Program Mencari Diameter Lingkaran, seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.

Program Mencari Diameter Lingkaran v1.3.0
Lanjut membaca »»

Program Konversi Bilangan Kompleks pertama kali terbit sekitar tahun 2009, di blog CaangGo! dalam posting yang berjudul Gratis Software Konversi Bilangan Kompleks. Dalam perkembangannya, program tersebut telah mengalami beberapa perubahan atau revisi. Baik revisi yang bersifat mayor, seperti perbaikan error atau penggantian bahasa, maupun revisi minor, seperti ganti font atau perbaikan salah ketik.

Revisi dan bobot program Konversi Bilangan Kompleks, dari versi pertama hingga kini, diantaranya:
  1. Konversi_Bilangan_Kompleks_v1
    - Masih sederhana
    - Error kalo kolom entri tidak diisi
    - Error kalo kolom entri diisi huruf / bukan angka
    - 5 angka di belakang koma

    Software Konversi Bilangan Kompleks v1
    Konversi Bilangan Kompleks v1, Pemula

  2. Konversi_Bilangan_Kompleks_v2
    - Tampilan lebih manis
    - Versi bahasa Inggris

    Konversi Bilangan Kompleks v2, English version

  3. Konversi_Bilangan_Kompleks_v3
    - Perbaikan error kolom entri tidak diisi

    Program Konversi Bilangan Kompleks v3.1.2, di OS Windows 7

  4. Konversi_Bilangan_Kompleks_v4
    - 3 angka di belakang koma
    - Jika kolom Real & Imaginer berisi angka 0, maka Hasil dari Abs & Angle = 0 (sebelumnya Abs = 0, Angle = 90)
    - Perbaikan error kalo kolom entri diisi huruf / bukan angka
    - Akan ada warning bila kolom entri diisi huruf
Hingga saat ini yang akan diterbitkan adalah program Konversi Bilangan Kompleks versi 4.0.0. Untuk mendapatkannya, silahkan download via Google Drive, di link → Konversi Bilangan Kompleks versi 4.0.0.
Lanjut membaca »»

Sebelumnya telah diposting, ada 5 cara menyelesaikan soal konversi bilangan kompleks, diantaranya: perhitungan manual, kalkulator scientific, program Konversi Bilangan Kompleks, program MatLab, dan yang terakhir diposting, aplikasi Android PowerCalc.

Kali ini, saya mencoba untuk membuat perbandingan hasil konversi bilangan kompleks, antara program Konversi Bilangan Kompleks, program MatLab, kalkukator Casio dan aplikasi PowerCalc, untuk menyelesaikan soal:
  1. 1 + j1
  2. 1 - j1
  3. -1 + j1
  4. -1 - j1

Program Konversi Bilangan Kompleks v3.1.2

Tabel Perbandingan Hasil Konversi Bilangan Kompleks

No.
Rectangular
Polar
Program KBK
Kalkukator Casio
Program MatLab
Aplikasi PowerCalc
1
1 + j1
1,414 45°
1,414 45°
1,4142 45°
1,414 45°
2
1 – j1
1,414 -45°
1,414 -45°
1,4142 -45°
1,414 -45°
3
-1 + j1
1,414 135°
1,414 135°
1,4142 135°
1,414 135°
4
-1 – j1
1,414 -135°
1,414 -135°
1,4142 -135°
1,414 225°
Keterangan:
- Program KBK = Program Konversi Bilangan Kompleks
- Kalkulator Casio type S-V.P.A.M fx-570w

Soal 1:
Semua penyelesaian mempunyai hasil yang sama, yaitu 1 + j1 = 1,414 ∠ 45°. Diagram koordinat kompleksnya terlihat seperti gambar di bawah ini

1. Bidang Kompleks 1 + j1

Soal 2:
Semua penyelesaian mempunyai hasil yang sama, yaitu 1 - j1 = 1,414 ∠ -45°. Diagram koordinat kompleksnya terlihat seperti gambar di bawah ini

2. Bidang Kompleks 1 - j1

Soal 3:
Semua penyelesaian mempunyai hasil yang sama, yaitu -1 + j1 = 1,414 ∠ 135°. Diagram koordinat kompleksnya terlihat seperti gambar di bawah ini

3. Bidang Kompleks -1 + j1

Soal 4(a):
Penyelesaian KBK, kalkukator, dan Matlab, mempunyai hasil yang sama, yaitu -1 - j1 = 1,414 ∠ -135°. Diagram koordinat kompleksnya terlihat seperti gambar di bawah ini

4(a). Bidang Kompleks -1 - j1 = 1,414 ∠ -135°

Soal 4(b):
Penyelesaian PowerCalc yaitu -1 - j1 = 1,414 ∠ 225°. Diagram koordinat kompleksnya terlihat seperti gambar di bawah ini

4(b). Bidang Kompleks -1 - j1 = 1,414 ∠ 225°

Kesimpulan:
  • Di kuadran I, II dan IV koordinat kartesius, keempat cara menyelesaikan soal konversi bilangan kompleks di atas mempunyai hasil yang sama.
  • Untuk soal -1 - j1, atau di kuadran III koordinat kartesius, hanya aplikasi PowerCalc yang memberikan hasil yang berbeda.
  • Di kuadran III koordinat kartesius, pada aplikasi PowerCalc sudut Polar akan bernilai positif, berbeda dengan ketiga cara yang lain, yang memberikan nilai sudut negatif.
  • Biarpun begitu, kedua nilai sudut tersebut sebenarnya mempunyai bobot yang sama,
    sin -135° = sin 225° = -0,707
    cos -135° = cos 225° = -0,707
    tan -135° = tan 225° = 1.
  • Nilai sudut positif berarti arah sudut berlawanan dengan jarum jam.
  • Nilai sudut negatif, berarti arah sudut searah dengan jarum jam.
Lanjut membaca »»
back to top Previous