headerphoto

Kolom Pencarian

Memuat...

Sampai artikel ini diterbitkan, sebanyak sepuluh buah rangkaian catu daya telah saya posting. Awalnya tidak terpikir akan membuat rangkaian catu daya sebanyak itu, namun ada beberapa kawan yang bertanya lewat email, dan jawaban via email dirasa kurang memuaskan, hingga akhirnya ya saya post di blog Elektronika Bersama ini.

Dari sepuluh buah rangkaian catu daya yang telah saya posting, beberapa diantaranya merupakan rangkaian yang sama, hanya angka-angkanya saja yang berubah. Terlihat sederhana, namun tetep we lieur cenah 7. Dari sini saya tarik kesimpulan, masih banyak kawan-kawan yang membutuhkan materi dasar-dasar elektronik, tepatnya dasar atau masalah catu daya.

Untuk itu kali ini saya mencoba memberikan pemahaman tentang dasar catu daya. Lihat gambar Rangkaian Power Supply 24 VDC 3 Ampere di bawah ini

blok-rangkaian-catu-daya
Rangkaian catu daya tersebut terdiri dari
  1. Rangkaian penurun tegangan dan penyearah: Bisa disebut sebagai rangkaian utama catu daya, dengan kompenen trafo (T1) sebagai penurun tegangan dan dua buah dioda (D1, D2) serta satu buah elco (C1) sebagai penyearah. Output tegangan pada blok ini sudah menghasilkan tegangan searah atau VDC yang cukup baik, namun masih tergantung dengan perubahan input tegangan catu. Untuk keperluan catu daya rangkaian yang tidak terlalu sensitif seperti elektronik otomatis pompa air, sampai blok ini catu daya telah mencukupi.
  2. Rangkaian stabilisator dan penguat: Komponen utama IC regulator (IC1) sebagai stabilisator tegangan dan transistor (Q1) sebagai penguat arus (output tegangan IC 7824 maksimal 1 A, jadi perlu dikuatkan dengan transistor menjadi 3A). Output tegangan pada blok ini menghasilkan tegangan searah atau VDC yang stabil, tidak tergantung dengan perubahan input tegangan catu. Blok ini diperlukan untuk catu daya rangkaian-rangkaian yang sensitif seperti charger HP atau netbok, PLC, power amplifier dsb.

Angka-angka yang diberikan pada rangkaian di atas, tentu saja bisa kawan ubah sesuai dengan keperluan, pun dengan gambar rangkaiannya, misalnya perlu catu daya 5 VDC 1 Ampere untuk rangkaian lampu led, ya saya kira lampu led tidak memerlukan tegangan output yang stabil, jadi cukup rangkaian catu dayanya sampai blok 1 dengan mengganti tegangan input catu menjadi 5V, trafo dan diodanya masing-masing berukuran 1 Ampere.

Bagaimana bila kita memerlukan 5 VDC 2 Ampere yang stabil? ya jadinya rangkaian ini Rangkaian Catu Daya 5 VDC 2 Ampere, serupa dengan gambar rangkaian di atas, tapi itu tadi, angka-angkanya saja yang berubah.

Next→
←Prev

Baca Lagi...

Share

FB-share Facebook - Twitter-share Twitter -

Gabung Grup Diskusi Elektronika Dasar

Caranya ketik:
Daftar Diskusi Elektronika - Nama - Usia - Pekerjaan - Domisili

contoh:
Daftar Diskusi Elektronika - Zaldi Hardiyanto - 35 - Karyawan - Bogor

Kirim ke no WhatsApp WA 0812-1070-518

Dapatkan Update Artikel via Email

Cek di inbox, lalu klik link konfirmasi

5 komentar

  1. Posting yg sangat membantu. makasih gan.
    Kalo ingin membuat output 7,5volt 1A apanya yang di ubah Gan. sekalian tipe pasarannya gan, maklum masih newbie nie...

    BalasHapus
  2. Untuk membuat catu daya tegangan 7,5 Volt 1 Ampere yang sederhana, cukup blok pertama, Rangkaian penurun tegangan dan penyearah, yaitu dengan memasang komponen antara lain: trafo 1A 7,5V CT 1pc, dioda 1A 2pcs dan Elco 1000uF/16V 1pc. Output tegangan (+ dan - nya) dari kaki Elco.

    BalasHapus
  3. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai belajar dasar atau masalah catu daya, menurut saya artikel ini bisa menambah pengetahuan para pembaca.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai elektronika yang bisa anda kunjungi di http://ps-elektronika.gunadarma.ac.id

    BalasHapus
  4. Sangat membantu gan...ane masih baru soal elektro...jika penurun tegangan dan penyearah itu arus AC. Bagaimana jika proses dari DC katakanlh 12volt, mau dinaikan menjadi 19volt 2,5ampere. Mohon solusi. Jika bisa mohon diagram dan komponennya . zetsirra@yahoo.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk menaikkan tegangan, silahkan baca artikel Rangkaian Pelipat Tegangan (Voltage Multiplier)
      http://www.elektronikabersama.web.id/2011/06/rangkaian-pelipat-tegangan-voltage.html

      Hapus

:tanbih: Lihat komentar terakhir dan cara menampilkan emoticon WhatsApp dalam komentar di :kanan: 20 Komentar Terakhir