headerphoto

Kolom Pencarian

Memuat...

Sebuah AVO meter (Ampere, Volt , Ohm meter) atau multimeter dapat mengukur beberapa besaran listrik yang berbeda, biasanya adalah arus, tegangan, dan tahanan. Terdapat dua jenis multimeter, yaitu analog dan digital.

multitester
Kedua multimeter memiliki soket atau lubang tancap untuk probe batang uji. Lubang positif ditandai dengan simbol + biasanya berwarna merah, lubang common (negatif) ditandai dengan COM atau simbol – biasanya berwarna hitam. Beberapa meteran memiliki soket positif kedua yang harus digunakan untuk mengukur tegangan-tegangan tinggi.

probe-multitester
Kedua jenis meteran memiliki kenop putar untuk memilih kuantitas mana yang hendak diukur. Kenop putar ini seringkali juga digunakan untuk memilih kisaran pengukuran. Pada sebuah meteran analog, anda harus menghubungkan probe common negatif ke titik pengukuran yang lebih negatif dan probe merah ke titik pengukuran yang lebih positif. Apabila anda menghubungkan secara terbalik, jarum penunjuk akan berayun ke bawah angka nol. Lepaskan segera kedua probe tersebut karena hal ini akan mengakibatkan kerusakan pada meteran.

Meteran-meteran digital seringkali memiliki fitur otopolaritas. Dengan fitur ini, meteran akan memperlihatkan tanda minus disebelah kiri angka pembacaan, apabila kedua probe dihubungkan dengan titik-titik pengukuran secara terbalik.

Dengan meteran analog, terdapat masalah kesalahan pembacaan apabila anda tidak membaca skala pengukuran secara lurus dari arah atas. Kesalahan semacam ini disebut sebagai kesalahan paralaks. Untuk membantu anda menghindari hal ini, meteran dilengkapi dengan sebuah cermin melengkung pada skala pembacaan. Anda dapat melihat refleksi atau bayangan jarum pengukur pada cermin ini. Ketika melakukan pembacaan, gerakkan kepala anda kekiri dan kekanan hingga anda mendapatkan bayangan jarum berhimpit dengan jarum pengukur. Hal ini memastikan bahwa anda memandang skala secara lurus kebawah dan pembacaan akan benar.

jarum-multitester-analog
Meteran-meteran digital juga dapat memiliki fitur autoranging. Fitur ini memungkinkan meteran memilih kisaran yang tepat secara otomatis ketika pengukuran dilakukan.

Next→
←Prev

Baca Lagi...

Share

FB-share Facebook - Twitter-share Twitter -

Gabung Grup Diskusi Elektronika Dasar

Caranya ketik:
Daftar Diskusi Elektronika - Nama - Usia - Pekerjaan - Domisili

contoh:
Daftar Diskusi Elektronika - Zaldi Hardiyanto - 35 - Karyawan - Bogor

Kirim ke no WhatsApp WA 0812-1070-518

Dapatkan Update Artikel via Email

Cek di inbox, lalu klik link konfirmasi

1 komentar

  1. Meteran-meteran digital seringkali memiliki fitur otopolaritas. Dengan fitur ini, meteran akan memperlihatkan tanda minus disebelah kiri angka pembacaan, apabila kedua probe dihubungkan dengan titik-titik pengukuran secara terbalik.

    BalasHapus

:tanbih: Lihat komentar terakhir dan cara menampilkan emoticon WhatsApp dalam komentar di :kanan: 20 Komentar Terakhir