headerphoto

Kolom Pencarian

Memuat...

Grup WhatsApp Diskusi Elektronika Dasar hingga post ini diterbitkan telah berjumlah 121 peserta. Alhamdulillah, grup tersebut aktif dan bersemangat.
Mari Kita Wujudkan Indonesia Melek Elektronika.

Ikon Grup DED
Ikon Grup WhatsApp DED

Berikut materi-materi yang pernah ditulis di blog Elektronika Bersama ini, kemudian disusun ulang dan diterbitkan di grup DED:


Versi Diktat/ pdf


Diktat DED 01 - Elektronika, Sifat Elektron Benda dan Susunan Atom.pdf
http://goo.gl/Lb3ZEU

Diktat DED 02 - Arus Listrik, Tegangan Listrik dan Hambatan Listrik.pdf
http://goo.gl/5py6uj

Diktat DED 03 - Daya Listrik.pdf
http://goo.gl/QuXFeR

Diktat DED 04 - Hubungan Seri dan Pararel.pdf
http://goo.gl/3d2o5t

Diktat DED 05 - Resistor.pdf
http://goo.gl/7b6eRd

Dikta DED 06 - Kode Cetak Resistor dan Rangkaian Kombinasi.pdf
https://goo.gl/p82IkZ

Diktat DED 07 - Kapasitor dan Kapasitansi.pdf
https://goo.gl/hybON1


Versi Audio/ mp3


DED 01 - Elektronika, Sifat Elektron Benda dan Susunan Atom.mp3
http://goo.gl/4TxlqO

DED 02 - Arus Listrik, Tegangan Listrik dan Hambatan Listrik.mp3
http://goo.gl/xn7PLg

DED 03 - Daya Listrik.mp3
http://goo.gl/FRgh4x

DED 04 - Hubungan Seri dan Pararel.mp3
http://goo.gl/rFIwdx

DED 05 - Resistor.mp3
http://goo.gl/1mNnJS

DED 06 - Kode Cetak Resistor dan Rangkaian Kombinasi.mp3
https://goo.gl/bgSCkM

DED 07 - Kapasitor dan Kapasitansi.mp3
https://goo.gl/xtPRl5

- - - - -

Unduh (download) keduanya, kemudian baca diktatnya sambil mendengarkan audionya.
Semoga bermanfaat.

Catatan:
Materi dan peserta, insyaAlloh akan terus bertambah.

Lanjut membaca »»

Saya awali postingan kali ini dengan permohonan maaf, blog BUMI CAANG | TOKO ONLINE YANG DIBANGUN DENGAN KEJUJURAN, BUKAN GELAR PENDIDIKAN, TAPI GELAR BARANG DAGANGAN, terpaksa saya tutup dan saya hapus.

Blog Bumi Caang

Blog tersebut tadinya sebagai blog tempat saya jualan, namun karena banyak kesibukan saya, sebagai kepala keluarga, sebagai suami, sebagai ayah, sebagai sekretaris dan bendahara RT, sebagai bendahara DKM, sebagai karyawan perusahaan, sebagai pelajar yang haus ilmu, sebagai anak, sebagai teman, sebagai . . . dan hingga akhir sebagai Blogger. Menjadi tidak bisa fokus untuk mengurusi banyak blog.

Walau akhirnya, beberapa posting atau produk di blog Bumi Caang saya impor atau saya gabungkan ke blog Elektronika Bersama ini, hingga akan masih ada produk yang tetap saya jual, seperti Modul Mp3 Player, yang penomenal itu.

Saya ucapkan terimakasih kepada pengunjung blog Bumi Caang, dan terkhusus kepada konsumen produk-produk yang pernah terbit disana, biar jadi barokah, آمِينَ.

Lanjut membaca »»

Setelah diizinkan bergabung menjadi peserta dan mengikuti serangkaian Program BISA (Belajar Ilmu Sharaf), الحمد لله akhirnya lulus juga, saya jadi terinspirasi untuk membuat program yang mirip, namun dengan disiplin ilmu yang berbeda. Program BISA belajar ilmu agama, dan yang akan dibuat ini, ilmu teknik, ilmu elektronika tepatnya.

polling-kursus-elektronika-bersama

Rencana akan dibuka kelas/ grup online 'Elektronika Bersama' via WhatsApp, bertujuan sbg sarana belajar Elektronika, dan bersifat gratis. Apakah kawan berminat gabung?


Polling telah dilakukan selama dua pekan, dari tanggal 06 Januari 2016 pukul 17.05 WIB hingga hari ini, 20 Januari 2016 pukul 17.05 WIB, hasilnya semua voter berminat untuk bergabung dengan Grup Kursus Elektronika online via WhatApp yang nanti akan dibuka.

Terimakasih atas pemberian suara votingnya, doakan saja mudah-mudahan diberikan kelancaran, kesehatan dan kebaikan, agar diktat, materi dan segala sesuatu yang diperlukan untuk kursus elektronika online via WhatApp ini, cepat selesai dan kursus bisa segera dibuka, amin.

Lanjut membaca »»

Di bawah ini adalah gambar rangkaian dari kulkas Sharp 1 pintu, dengan spesifikasi:

Sharp 1 Door Refrigerator

Model: SJ-18/VR-D180
Rate voltage: 220 VAC
Rate frequency: 50 Hz
Rate ampere: 0,7 A
Refrigerant: HFC-134a.

gambar_wiring_kulkas_sharp

Prinsip kerja rangkaian kulkas satu pintu seperti di atas, adalah:
  1. Dalam keadaan normal, kompesor kulkas akan bekerja setelah mendapat setrum 220 VAC
  2. Keadaan normal adalah keadaan dimana overload relay (sebelah kanan, dalam gambar) dan thermostat (sebelah kiri, dalam gambar) pada kondisi saklar yang menutup/ close. Kondisi tersebut menciptakan sirkuit tertutup, sehingga arus listrik akan mengalir ke dalam kompresor
  3. Apabila temperatur kulkas telah mencapai suatu nilai tertentu (low temp - dingin), biasanya ada kenop yang bisa diputar/ disetel, maka saklar thermostat akan berubah kondisi, tertutup menjadi terbuka
  4. Dengan kondisi saklar thermostat yang terbuka, maka sirkuit rangkaian pun menjadi terbuka, hingga kompresor tidak teraliri listrik dan kompresor tidak bekerja
  5. Dalam beberapa waktu/ menit, temperatur kulkas akan mencapai nilai tertentu (high temp - hangat), saklar thermostat akan berubah kondisi, terbuka menjadi tertutup
  6. Dengan kondisi saklar thermostat yang tertutup, maka sirkuit rangkaian pun menjadi tertutup, hingga kompresor teraliri listrik dan kompresor bekerja
  7. Komprsor bekerja, maka prinsip kerja selanjutnya kembali ke no 3, dan kan terus menerus seperti itu keadaannya, kecuali ada hal yang tidak normal, seperti kelebihan beban kompresor, faktor aging, hingga overload relay menjadi terbuka dan memutus sirkuit, atau ada kerusakan alat-alat.
Tambahan:
Thermostat adalah saklar yang bekerja berdasarkan perubahan temperatur atau suhu. Thermostat akan memutuskan arus listrik yang masuk kompresor apabila temperatur yang diinginkan telah tercapai.

Lanjut membaca »»

Rangkaian Generator Pulsa

Rangkaian generator pulsa di bawah ini terdiri dari dua buah saklar transistor. Output dari masing-masing saklar adalah input bagi saklar lainnya. Sambungan dari transistor Q2 ke transistor Q1 adalah langsung, melalui resistor R3. Namun sambungan dari Q1 ke Q2 harus melewati sebuah tahapan delay. Tahapan delay ini diberikan oleh elco C1 dan resistor R2.

rangkaian_generator_pulsa
Keterangan:
R1, R4 = Resistor 180 Ω
R2, = Resistor 6k8 Ω
R3 = Resistor 3k3 Ω
R5 = Resistor 220 Ω
D1 = Dioda IN 4148
D2 = Dioda LED
C1 = Elco 470 uF / 16V
Q1, Q2 = Transistor BC458

Trigger / Pemicu

Rangkaian diaktifkan dengan menyambungkan, secara sekejap, input Trigger / pemicu ke jalur 0V. Pengaktifan rangkaian ini akan menyebabkan Q2 menjadi tidak aktif (off). Hal ini akan meyalakan led D2.

Tanpa adanya delay, Q1 dalam sekejap akan mengaktifkan kembali Q2. Dengan adanya unit delay, terdapat waktu tunda selama beberapa detik, ketika C1 mengisi muatan melalui R2. Q2 akan diaktifkan ketika muatan C1 telah terisi hingga mencapai suatu level tertentu.

Rangkaian Monostabil

Rangkaian ini bersifat stabil ketika Q1 tidak aktif (off) dan Q2 aktif (on). Rangkaian ini akan terus berada dalam keadaan ini untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. Rangkaian bersifat tidak stabil dalam keadaan sebaliknya, dimana Q1 aktif (on) dan Q2 tidak aktif (off). Setelah melewati tunda, rangkaian akan kembali kepada keadaan stabilnya.

Sebuah rangkaian yang hanya stabil dalam satu keadaan (state) saja, disebut sebagai rangkaian monostabil. Terdapat beberapa jenis rangkaian monostabil. Rangkaian-rangkaian ini dimanfaatkan untuk membangkitkan sebuah pulsa, generator pulsa atau pulsa tunggal ketika dipicu menjadi aktif.

Lanjut membaca »»

Apa itu Timer?

Timer adalah sebuah alat yang sangat erat kaitannya dengan perhitungan waktu atau pewaktuan. Beragam jenis timer, ada yang mekanis, menggunakan sifat pegas material seperti timer pada kipas angin, ada timer elektris atau listrik, seperti timer H3CR-A8 Omron, yang sering dibahas di blog Elektronika Bersama ini, juga ada timer elektronik.

Baca: Wiring Otomatis Pompa Air dengan Timer H3CR-A8 OMRON

Timer Elektronik

Rangkaian-rangkaian elektronika yang telah kita pelajari didalam artikel terdahulu, semuanya bekerja secara seketika. Atau setidaknya, demikianlah kinerja rangkaian-rangkaian tersebut tampak di mata kita. Rangkaian-rangkaian itu membutuhkan waktu beberapa nanosekon untuk memberikan tanggapan, namun secara praktis, suatu perubahan pada input dalam sekejap akan menghasilkan suatu perubahan pada output. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas mengenai periode-periode waktu tanggap yang dirasa cukup signifikan dalam pengoperasian sistem elektronik.

Waktu Tunda Kapasitor

Waktu tunda kapasitor (delay time capacitor) adalah waktu yang dibutuhkan untuk mengisi kapasitor hingga mencapai nilai tegangan yang ditetapkan. Pengisian muatan sebuah kapasitor memakan waktu. Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi sebuah kapasitor mengakibatkan timbulnya delay time atau waktu tunda didalam pengoperasian sistem. Urutan langkah dalam proses pengisian kapasitor adalah:
- Meluahkan (discharge) seluruh muatan kapasitor
- Membiarkan arus mengalir melewati kapasitor via sebuah resistor
- Menunggu hingga tegangan pada kapasitor mencapai suatu nilai yang telah ditetapkan.

Baca: Bagaimana Cara Membaca atau Menghitung Nilai Kapasitor?

Mengamati Nilai Tegangan pada Kapasitor

Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana cara kita mengamati nilai tegangan pada kapasitor. Kita harus melakukan hal ini tanpa menarik sebagian arus yang mengalir ke kapasitor. Solusinya yang tepat adalah menggunakan sebuah op-amp yang memiliki input-input bertahanan tinggi.

rangkaian_timer_delay_opamp
Rangkaian Timer Op-Amp

Pada rangkaian Timer Op-amp di atas, arus mengalir melewati R1 dan mengisi muatan C1. Kita menekan saklar SW1 untuk mengosongkan muatan C1, pada awal waktu delay.

R2 dan R3 membentuk sebuah pembagi tegangan, yang kemudian tegangan ini diumpankan ke input [-] IC1. Tegangan pada input [-] IC1 adalah sebesar 4,42V.

rangkaian_timer_delay_opamp_kondisi_awal

Ketika tombol saklar SW1 ditekan, tegangan pada C1 dan pada input [+] IC1 berubah menjadi nol. IC1 berfungsi sebagai sebuah komparator.

Baca: Komparator Op-amp
Seiring dengan terisinya muatan C1, tegangan pada input [+] IC1 mengalami kanaikan. Pada awalnya tegangan ini lebih kecil dari tegangan pada input [-] IC1, sehingga output yang dihasilkan IC1 adalah mendekati 0, LED tidak menyala.

rangkaian_timer_delay_opamp_led_padam

Ketika tegangan pada input [+] IC1 mencapai 4,42 V dan lebih tinggi lagi, nilainya menjadi lebih besar dari tegangan pada input [-] IC1. Output yang dihasilkan IC1 berayun ke arah positif, hingga mendekati nilai tegangan sumber, 6V, LED menyala.

rangkaian_timer_delay_opamp_led_nyala

Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi muatan C1 dari 0 ke 4,42 V adalah sekitar 50 detik. Dengan demikian, ketika SW1 ditekan, LED akan mati dan kita harus menunggu selama kurang lebih 50 detik sebelum LED menyala kembali.

Lanjut membaca »»

Melanjutkan postingan kemarin, tentang Bagaimana menyeting perangkat audio Masjid, supaya diperoleh sistem tata suara yang bagus, dan juga bagaimana membuat susunan atau diagram koneksinya.

Contoh kebutuhan mic dan audio di Masjid Darul Falah, masjid yang ada di perumahan tempat tinggal saya, di Gunung Putri, Bogor.
No.Input AudioSyarat Output Audio
1Mic MuadzinSuara speaker luar >= speaker dalam
2Mic ImamSuara speaker dalam saja
3Mic KhotibSuara speaker luar = speaker dalam
4Mic rapat /
taklim
Suara speaker dalam saja
5Murottal /
mp3 Player
Suara speaker luar saja

mic_masjid_sesuai_fungsi
Susunan Mic di Masjid Darul Falah

Untuk memperoleh sistem tata suara yang bagus, dibutuhkan perangkat audio minimal seperti di bawah ini

ampli_masjid
  1. Mixer Audio 6 channel, berfungsi untuk menggabungkan 5 input: 4 buah microphone plus 1 buah mp3 player.
  2. Amplifier digital mixing, berfungsi sebagai penguat akhir (amplifier) speaker dalam masjid.
  3. Tone control (optional), berfungsi untuk menambah kualitas suara.
  4. Amplifier TOA, berfungsi sebagai penguat akhir (amplifier) speaker corong atau speaker luar masjid.

Blok diagram koneksinya terlihat seperti di bawah ini

diagram_mixer_amplifier_speaker_masjid_darul_falah

Tabel Setup Mixer 6 Channel untuk gambar di atas, terlihat seperti berikut ini
ChannelFungsiKondisiPan Potensio
1Spare--
2Mic wirelessSuara speaker dalam saja
(rapat/taklim)
R
3Mic MuadzinSuara speaker luar >= speaker dalam0
4Mic ImamSuara speaker dalam sajaR
5Mic KhotibSuara speaker luar = speaker dalam0
6Murottal /
mp3 Player
Suara speaker luar sajaL

Lanjut membaca »»

Previous