headerphoto

Sistem input atau output yang digunakan oleh Arduino, Esp8266 dan micro controller unit (MCU) sejenisnya, umumnya berjenis pull-up atau pull-down circuit. Sistem pull-up atau pull-down yang dibangun tersebut berguna untuk menjaga arus yang mengalir ke dalam MCU hingga sesuai dengan kebutuhan, dan menjaga kestabilan kinerja MCU.
Pull-down Circuit
Sistem pull-down dibangun dengan menurunkan input atau output Arduino/ Esp8266/ MCU menjadi 0, yaitu dengan menghubungkan input atau output Arduino/ Esp8266/ MCU secara seri ke GND melalui sebuah resistor. Pin 16 pada gambar di atas terhubung ke Arduino, kemudian diseri dengan resistor R12 (10k Ohm) ke GND.

Apabila VCC sebesar 5 VDC, maka arus yang mengalir pada Arduino yaitu sebesar 5 VDC ÷ 10k Ohm samadengan 0,0005 A atau samadengan 0,5 mA. Arus ini cukup untuk menggerakkan Arduino dan sangat aman. Resistor R11 dan led D6 berfungsi sebagai output (indikator) dan saklar sebagai input, pilih salah satu fungsi, tambahan saja.

Pull-up circuit
Sistem pull-up dibangun dengan menaikkan input atau output Arduino/ Esp8266/ MCU menjadi (+), yaitu dengan menghubungkan input atau output Arduino/ Esp8266/ MCU secara seri ke VCC melalui sebuah resistor. Pin 15 pada gambar di atas terhubung ke Arduino, kemudian diseri dengan resistor R1 (10k Ohm) ke VCC. Resistor R2 dan led D1 berfungsi sebagai output (indikator) dan saklar sebagai input, pilih salah satu fungsi, tambahan saja.
--------------------------------
Ditulis dengan menggunakan:
Host: zaldi-linuxmint
Distro: Linux Mint 19.3 Tricia
Kernel: 5.0.0-32-generic
Desktop: Xfce 4.14.1
Browser: Chromium 87.0.4280.66

Next→
←Prev

Artikel Terkait

Pilih Label

Baca lagi

Gabung Grup Diskusi Elektronika Dasar

Diskusi elektronika dan listrik melalui aplikasi Telegram. Silahkan baca di

Ayo Gabung Grup Telegram Diskusi Elektronika Dasar

Tidak ada komentar