headerphoto

Kolom Pencarian

Memuat...

Telah disampaikan pada postingan sebelumnya Penguat Operasional (Op-Amp), bahwa op-amp umumnya beroperasi dengan sebuah catu daya mode ganda (simetris). Namun begitu, op-amp dapat pula beroperasi dengan sebuah jalur catu daya tunggal.

Konsep pencatuan op-amp dengan catu daya simetris

pencatuan-simetris-opamp-741
Op-amp dicatu dengan tegangan +V dan -V, atau contoh disini diberi tegangan +3V dan -3V. Jalur referensi pada catu simetris adalah jalur 0V (ground). Adapun grafik sinus tegangan output catu op-amp tersebut, diperlihatkan pada gambar di bawah ini

grafik-sinus-pencatuan-simetris-opamp-741
Konsep pencatuan op-amp dengan catu daya tunggal

pencatuan-tunggal-opamp-741
Sebuah op-amp dapat beroperasi dengan tegangan catu tunggal apabila kita menggunakan sebuah pembagi tegangan untuk menyediakan jalur catu referensinya. Bila jalur referensi pada catu simetris adalah jalur 0V, namun pada rangkaian di atas, jalur referensinya adalah 3V (catatan: rangkaian dengan catu sebesar 6V, nilai R1 dan R2 adalah sama, misalnya 10kΩ).

grafik-sinus-pencatuan-tunggal-opamp-741
Rangkaian pencatuan op-amp dengan catu daya tunggal banyak digunakan untuk perangkat-perangkat yang digerakkan oleh baterai, misalnya untuk penguat (pre-amp) mic wireless. Rangkaian pada gambar-gambar diatas menggunakan sebuah IC op-amp TL071C, yang bekerja dengan tegangan catu ganda ±3V, atau catu tunggal 6V.

Next→
←Prev

Baca Lagi...

Share

FB-share Facebook - Twitter-share Twitter -

Gabung Grup Diskusi Elektronika Dasar

Caranya ketik:
Daftar Diskusi Elektronika - Nama - Usia - Pekerjaan - Domisili

contoh:
Daftar Diskusi Elektronika - Zaldi Hardiyanto - 35 - Karyawan - Bogor

Kirim ke no WhatsApp WA 0812-1070-518

Dapatkan Update Artikel via Email

Cek di inbox, lalu klik link konfirmasi

Tidak ada komentar

:tanbih: Lihat komentar terakhir dan cara menampilkan emoticon WhatsApp dalam komentar di :kanan: 20 Komentar Terakhir