Transformator atau biasa disebut trafo, merupakan alat yang berguna untuk menaikkan dan menurunkan tegangan. Trafo yang digunakan untuk menaikkan tegangan disebut dengan istilah trafo step up, sedangkan trafo yang digunakan untuk menurunkan tegangan disebut dengan trafo step down.

Dibawah ini adalah gambar trafo step down 500 mA, yang bisa menurunkan tegangan listrik PLN 220 V menjadi 12 V, dan umum digunakan dalam dunia elektronika

trafo-elektronika
Sebuah trafo terdiri dari dua buah kumparan (kumparan primer dan sekunder) yang dililitkan pada sebuah inti. Inti trafo ini dibentuk dari lapisan-lapisan besi. Prinsip kerja dari alat ini sepenuhnya menggunakan peristiwa induksi. Ketika arus mengalir melewati kumparan primer, akan dihasilkan sebuah medan magnet. Inti besi trafo menyediakan sebuah jalur untuk dilalui oleh garis-garis gaya magnet sehingga hampir semua garis gaya yang terbentuk dapat sampai ke kumparan sekunder.

Induksi terjadi hanya ketika terdapat suatu perubahan pada medan magnet. Dengan demikian, sebuah trafo tidak dapat bekerja dengan arus DC, karena medan magnetnya diam tidak berubah. Ketika arus AC mengalir melewati kumparan primer, dibangkitkanlah sebuah medan magnet bolak-balik. Medan magnet ini akan menginduksikan arus bolak balik pada kumparan sekunder.

Simbol trafo terlihat seperti dibawah ini

simbol-trafo

Next→
←Prev

Baca Lagi...

Share: FB-share Twitter-share

Gabung Grup Diskusi Elektronika Dasar

Diskusi elektronika dan listrik melalui aplikasi Telegram. Silahkan baca di

Ayo Gabung Grup Telegram Diskusi Elektronika Dasar

Dapatkan Update Artikel via Email

Cek di inbox, lalu klik link konfirmasi

Tidak ada komentar