headerphoto

Kolom Pencarian

Memuat...

Relay merupakan jenis saklar yang dikendalikan oleh arus listrik. Bagian utama sebuah relay terdiri dari kumparan atau coil dan kontak. Coil relay dililitkan pada inti. Terdapat armatur besi yang akan tertarik menuju inti apabila arus mengalir melewati kumparan. Armature ini terpasang pada sebuah tuas berpegas. Ketika armatur tertarik menuju inti, kontak jalur bersama akan berubah posisinya dari kontak normal tertutup ke kontak normal terbuka.

Sebuah relay dapat diaktifkan dalam waktu sekitar 10 mS. Sebagian besar relay modern ditempatkan di dalam kemasan yang sepenuhnya tertutup rapat, seperti gambar dibawah ini.

relay
Kebanyakan diantara relay memiliki kontak-kontak jenis SPDT, namun terdapat juga beberapa jenis DPDT, TPDT (Triple Pole Double Throw atau tiga kutub dua jalur), dan bahkan QPDT (Quadruple Pole Double Throw atau empat kutub dua jalur, seperti pada gambar sebelah kanan diatas).
Yang terpenting untuk diperhatikan pada sebuah relay yang akan digunakan adalah tegangan coil dan batas maksimum, arus dan tegangan kontak.

Relay -relay yang berukuran lebih besar dapat menyambungkan arus hingga 10 A pada tegangan 250 VAC. Tegangan maksimum untuk pensaklaran DC selalu lebih rendah, seringkali bahkan hanya setengah dari tegangan maksimum untuk AC.

Terdapat buah gambar pada simbol relay, yaitu coil dan kontak. Berikut ini simbol relay empat kutub dua jalur, QPDT.

simbol-relay-4-kutub

Next→
←Prev

Baca Lagi...

Share

FB-share Facebook - Twitter-share Twitter -

Gabung Grup Diskusi Elektronika Dasar

Caranya ketik:
Daftar Diskusi Elektronika - Nama - Usia - Pekerjaan - Domisili

contoh:
Daftar Diskusi Elektronika - Zaldi Hardiyanto - 35 - Karyawan - Bogor

Kirim ke no WhatsApp WA 0812-1070-518

Dapatkan Update Artikel via Email

Cek di inbox, lalu klik link konfirmasi

3 komentar

  1. mas, aku agung, minta tolong dong skema rangkaian pengisi accu 12 volt otomatis mati jika accu penuh yang gunain trafo 5A. kirim ke emailku ya. trims. (agungs.mela.02@gmail.com)

    BalasHapus
  2. mas, klo relay dengan kontak2 buat tegangan 220 volt AC bisa tidak digunakan buat tegangan 220 volt DC?

    BalasHapus
  3. Relay telah ditentukan rating contactnya oleh pembuat, misalkan relay di atas:
    5A 220VAC
    5A 28VDC
    Hal tersebut tertera pada badan relay itu sendiri. Lalu, bagaimana bila dipasang tidak sesuai dengan yang ditentukan? relay bisa rusak, tidak berfungsi dan ya, tanggung sendiri akibatnya

    BalasHapus

:tanbih: Lihat komentar terakhir dan cara menampilkan emoticon WhatsApp dalam komentar di :kanan: 20 Komentar Terakhir