headerphoto

Kolom Pencarian

Memuat...

Pada lampu pijar, tenaga listrik diubah menjadi bentuk tenaga cahaya dan panas. Apabila sebuah lampu menyala dalam waktu satu jam, maka selama itu lampu menggunakan sejumlah tenaga tertentu. Bila lampu itu menyala selama dua jam, maka lampu itu menggunakan tenaga sebanyak dua kali lipat dari yang satu jam.

Dari uraian diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa jumlah tenaga yang digunakan berbanding lurus dengan waktu menyala lampu.

Besaran daya listrik ditulis dengan notasi huruf P, dan satuan daya listrik disebut Watt yang ditulis dengan notasi huruf W.

Dalam rangkaian listrik, daya berbanding lurus dengan tegangan dan arus. Semakin besar arus dan semakin besar tegangan, maka semakin besar pula daya yang dihasilkan. Pernyataan ini dapat ditulis dengan rumus:

P = V x I


Dimana:
P menunjukkan Daya listrik dengan satuan Watt (W)
V menunjukkan Tegangan listrik dengan satuan Volt (V)
I menunjukkan Arus listrik dengan satuan Ampere (A)

Contoh soal 1:
Sebuah motor pompa listrik bekerja dengan tegangan 220 V dan arus yang mengalir didalamnya sebesar 3 A, berapakah daya yang dihasilkannya?

Penyelesaian:
P = V x I = 220 V x 3 A = 660 W
Daya yang dihasilkan sebesar 660 W

Contoh soal 2:
Lihat gambar dibawah. Apabila diketahui daya lampu (P) sebesar 24 W, tegangan (V) sebesar 6 V, berapakah arus listrik (I) yang mengalir?

Penyelesaian:
I = P / V = 24 W / 6 V = 4 A
Arus listrik yang mengalir sebesar 4 A

Next→
←Prev

Baca Lagi...

Share

FB-share Facebook - Twitter-share Twitter -

Gabung Grup Diskusi Elektronika Dasar

Caranya ketik:
Daftar Diskusi Elektronika - Nama - Usia - Pekerjaan - Domisili

contoh:
Daftar Diskusi Elektronika - Zaldi Hardiyanto - 35 - Karyawan - Bogor

Kirim ke no WhatsApp WA 0812-1070-518

Dapatkan Update Artikel via Email

Cek di inbox, lalu klik link konfirmasi

Tidak ada komentar

:tanbih: Lihat komentar terakhir dan cara menampilkan emoticon WhatsApp dalam komentar di :kanan: 20 Komentar Terakhir