Syarat untuk menentukan kaki (basis, emitor, dan kolektor) dan jenis (PNP atau NPN) sebuah transistor dengan menggunakan AVO meter atau multimeter atau multitester digital, adalah multitester tersebut harus memiliki fitur test dioda. Fitur pengetesan ini biasanya dilambangkan dengan simbol dioda, seperti yang terlihat pada gambar multitester dibawah ini.

multimeter-dengan-dioda-tester
Kita ambil contoh transistor yang hendak diukur adalah tipe C945, yang cukup banyak digunakan, dan tidak ada dalam tabel data transistor sinyal kecil yang pernah saya tulis disini. Sehingga kita sama-sama belajar menentukan kaki dan jenis transistor C945, dan berikut langkahnya:

1. Mengukur dan Membuat Tabel Pengukuran
  • Siapkan multitester dan atur posisi kenop putar pada fitur test dioda
  • Bayangkan atau gambarkan posisi kaki transistor dengan urutan angka 1, 2, dan 3
  • Buat tabel pengukuran dengan 6 buah titik ukur, yaitu 1 - 2, 1 - 3, 2 - 3, 2 - 1, 3 - 1, dan 3 - 2
  • Tetapkan probe warna hitam atau batang uji negatif untuk angka pertama, dan probe warna merah atau batang uji positif untuk angka kedua, contoh: pada titik ukur 1 - 2, probe hitam pada titik 1, dan probe merah pada titik 2
  • Catat hasil tiap kali pengukuran

    menentukan-kaki-transistor-c945

2. Menentukan Kaki dan Jenis Transistor
Setelah tabel pengukuran kita peroleh, ada dua buah titik pengukuran yang mendapatkan hasil, yaitu titik 1 - 3 sebesar 0,720 VDC dan titik 2 - 3 sebesar 0,716 VDC (lihat gambar di atas). Maka saatnya kita menentukan kaki dan jenis transistor, dengan cara:
  • Basis merupakan angka yang sama yang terdapat pada dua buah titik ukur
  • Jenis NPN atau PNP nya bisa kita tentukan dengan melihat probe mana yang terhubung kaki basis. Apabila titik basis terhubung probe hitam, maka transistor jenis PNP, dan bila titik basis terhubung probe merah, maka transistor jenis NPN
  • Bias maju Emitter-Base lebih besar dari Collector-Base, atau E-B > C-B, pada transistor jenis PNP. Bias maju Base-Emitor lebih besar dari Base-Collector, atau B-E > B-C, pada transistor jenis NPN

Sehingga kita dapatkan kesimpulan:
  1. Pada titik 3 kaki basis transistor C945
  2. Transistor C945 merupakan jenis NPN, basis berada diprobe merah
  3. Pada titik 1 kaki emitor dan pada titik 2 kaki kolektor transistor C945, karena titik 1 - 3 > 2 - 3
  4. Gambar transistor C945 seperti terlihat dibawah ini

    jenis-transistor-c945

Pertanyaan untuk anda:
Termasuk jenis kemasan apa transistor C945?
Untuk mengetahui jawabannya, silahkan lihat disini

Next→
←Prev

Artikel Terkait

Pilih Label

Baca lagi

Gabung Grup Diskusi Elektronika Dasar

Diskusi elektronika dan listrik melalui aplikasi Telegram. Silahkan baca di

Ayo Gabung Grup Telegram Diskusi Elektronika Dasar

9 komentar

  1. thanx so much !!!

    BalasHapus
  2. Bukannya kebalik tu brother
    seharusnya kalau probe merah yang ada di basis jenisnya adalah PNP

    BalasHapus
  3. Tidak kawan, tidak terbalik.
    Itulah bedanya tester digital dengan tester analog. Kalo tester digital probe merah basis menandakan positif atau transistor NPN, sedangkan tester analog probe merah basis menandakan negatif atau transistor PNP.

    "Penggunaan probe pada alat ukur analog berbeda dengan alat ukur digital. Pada alat ukur analog, probe merah terhubung dengan negatif baterai Ohm meter, dan probe hitam terhubung dengan positif baterai Ohm meter."

    Penjelasannya, silahkan lihat dipostingan berikutnya

    BalasHapus
  4. Terima kasih... ^_^

    BalasHapus
  5. dear om caang,,
    saya sedang cek transistor tipeA1273 pakai metode di atas,,
    dan itu sesuai dengan data sebenarnya,,

    nah,, yang jadi pertanyaan saya,,
    bagaimana cara kita mengetahui bahwa transistor yang kita cek itu masih baik ataukah sudah rusak,,

    salam hormat dan terima kasih,,

    BalasHapus
  6. Terima kasih atas pertanyaannya :d:
    Bagaimana cara kita mengetahui bahwa transistor yang kita cek itu masih baik ataukah sudah rusak?
    Yang perlu digaris bawahi pada artikel di atas adalah "kita peroleh, ada dua buah titik pengukuran yang mendapatkan hasil" yakni E-B dan C-B (transistor jenis PNP) atau B-E dan B-C (transistor jenis NPN), keadaan ini berarti transistor dikatakan dalam kondisi baik.
    Sedangkan apabila, kita peroleh ada lebih dari dua buah titik pengukuran yang mendapatkan hasil atau kurang dari itu, keadaan ini bisa dikatakan transistor dalam kondisi rusak.

    BalasHapus

  7. alhamdulillah nambah 1 ilmu,,


    terima kasih banyak om caang,,
    semoga ilmunya terus bermanfaat,,

    BalasHapus
  8. Amin ya robbal alamin
    Kembali kasih, dan semoga kang yon dipaparin kesehatan dan kesuksesan

    BalasHapus

No spam, no active link, please ^_^