Didalam rangkaian tertutup yang dihubungkan secara seri, aliran arus disembarang tempat dalam rangkaian adalah sama. Sedangkan jumlah tegangan dan jumlah hambatan dapat berubah-ubah. Untuk mengetahui besarnya jumlah tegangan dan jumlah hambatan pada rangkaian seri, dapat menggunakan rumus:

Vt = V1 + V2 + V3 + · · · · · · + Vn
Rt = R1 + R2 + R3 + · · · · · · + Rn
It = I1 = I2 = I3 = · · · · · · = In


Dimana:
Vt = jumlah tegangan
Rt = jumlah hambatan
It = jumlah arus
V1, V2, V3 = tegangan setiap sumber
R1, R2, R3 = hambatan setiap komponen
I1, I2, I3 = arus melalui setiap saluran
Vn = tegangan pada n buah sumber
Rn = hambatan pada n buah komponen
In = arus pada n buah saluran

Contoh soal 1:
Berapakah jumlah tegangan dan arus yang dihasilkan pada pemasangan seri tiga buah batre yang bertegangan dan arus masing-masing 1,5 V dan 1 A ?

Penyelesaian:
Vt = V1 + V2 + V3 = 1,5 + 1,5 + 1,5 = 4,5 V
It = I1 = I2 = I3 = 1 A
Jumlah tegangan yang dihasilkan sebesar 4.5 V dan arusnya tetap sebesar 1 A, lihat gambar dibawah ini


Contoh soal 2:
Berapakah jumlah hambatan yang dihasilkan pada pemasangan seri tiga buah beban listrik yang bernilai 12 Ω, 10 Ω, 6 Ω ?

Penyelesaian:
Rt = R1 + R2 + R3 = 12 + 10 + 6 = 28 Ω

Berdasarkan uraian diatas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa:
  1. Jumlah tegangan dari sejumlah sumber listrik yang dihubungkan seri adalah jumlah dari masing-masing tegangannya
  2. Jumlah hambatan dari sejumlah beban atau komponen listrik yang dihubungkan seri adalah jumlah masing-masing hambatannya
  3. Arus dalam rangkaian seri adalah sama dalam semua bagian-bagian rangkaian.

Next→
←Prev

Baca Lagi...

Share: FB-share Twitter-share

Gabung Grup Diskusi Elektronika Dasar

Diskusi elektronika dan listrik melalui aplikasi Telegram. Silahkan baca di

Ayo Gabung Grup Telegram Diskusi Elektronika Dasar

Dapatkan Update Artikel via Email

Cek di inbox, lalu klik link konfirmasi

Tidak ada komentar